MAKALAH
PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN
PERMAINAN KECIL
“PEMBUNUH AYAM”

DISUSUN
OLEH :
NAMA : EMHA
MARTITAH HAQ
NIM/ TM : 1204698/ 2012
KODE SEKSI : 97235
NO. URUT : 27
KURIKULUM
DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN
FAKULTAS
ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
NEGERI PADANG
2014
KATA
PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan
hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN yang berjudul “Pembunuh Ayam” sesuai dengan waktu yang telah
ditetapkan.
Makalah ini disusun untuk melengkapi salah satu tugas
Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, sesuai dengan ketentuan yang diberikan oleh
Bapak Drs.Umar,
M.S. sebagai dosen pengajar.
Ucapan Terimakasih penulis sampaikan kepada semua pihak yang
telah membantu dalam terselesaikannya makalah ini.
Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari
kesempurnaan. Untuk itu penulis memohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam
penulisan dan penyampaian materi dalam makalah ini. Selanjutnya penulis
mengharap saran dan kritik untuk kesempurnaan makalah selanjutnya.
Padang, Maret 2014
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................................................... i
DAFTAR ISI.......................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN..................................................................................... 1
A. Latar
Belakang............................................................................................. 1
B. Rumusan
Masalah........................................................................................ 1
C. Tujuan ......................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN....................................................................................... 3
A. Ide Permainan.............................................................................................. 3
B. Manfaat dan Tujuan Permainan................................................................... 3
C. Unsur yang Terkandung dalam Permainan........................................... ....... 3
D. Alat yang Dipakai........................................................................................ 4
E. Aturan Permainan......................................................................................... 4
F. Cara Bermain................................................................................................ 4
G. Skema Permainan......................................................................................... 5
BAB III PENUTUP............................................................................................... 7
A.
Kesimpulan.................................................................................................... 7
B.
Saran.............................................................................................................. 7
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................... 8
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Gerak adalah ciri kehidupan.
Tiada hidup tanpa gerak. Apa guna hidup bila tak mampu bergerak. Memelihara
gerak adalah mempertahankan hidup, meningkatkan kemampuan gerak adalah
meningkatkan kualitas hidup. Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang
teratur dan terencana untuk memelihara gerak (mempertahankan hidup) dan
meningkatkan kemampuan gerak (meningkatkan kualitas hidup). Seperti halnya
makan, olahraga merupakan kebutuhan hidup yang sifatnya periodik; artinya olahraga
sebagai alat untuk memelihara dan membina kesehatan, tidak dapat ditinggalkan.
Olahraga merupakan alat untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan jasmani,
rohani dan sosial.
Olahraga dapat dilakukan
dengan bermain. Bermain merupakan salah satu kebutuhan yang dapat mengembangkan kemampuan
motorik anak termasuk memahami nilai- nilai kehidupan. Tidak seperti tanggapan
sebagian orang bahwa bermain itu hanya buang-buang waktu, sebenarnya banyak
keuntungan yang didapat seorang anak
dengan bermain.
Permainan pembunuh ayam ini merupakan salah satu
permainan yang tidak membutuhkna banyak peralatan untuk memulainya. Permainan
ini hanya membutuhkan 3 bola kasti sebagai alatnya. Permainan ini bisa
dimainkan oleh anak – anak sampai orang dewasa dan bisa dimainkan oleh
perempuan atupun laki – laki. Permainan pembunuh ayam ini tidak sulit dimainkan
bahkan mudah untuk dimainkan oleh anak – anak. Peserta dalam permainan ini
minimal 4 orang dan maksimal 20 orang.
B.
Rumusan Masalah
1.
Apa ide dari permainan
pembunuh ayam?
2.
Apa tujuan dan
manfaat dari permaianan pembunuh ayam?
3.
Unsur – unsur apa
saja yang terkandung dalam permainan pembunuh ayam?
4. Bagaimana cara bermain pembunuh ayam?
C.
Tujuan
Untuk menyelesaikan tugas mata
kuliah “Pendidikan Jasmani dan Kesehatan”
dan menjelaskan apa saja ide dari
permainan pembunuh ayam, unsur – unsur, tujuan dan manfaat permaianan pembunuh
ayam, serta menjelaskan bagaimana cara bermain pembunuh ayam itu. Makalah
ini juga bertujuan untuk menambah
wawasan bagi pembaca dan penulis.
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBUNUH AYAM
A.
Ide Permainan
Permainan pembunuh
ayam adalah bentuk modifikasi pemanasan dengan alat. Permainan ini dapat
dilakukan oleh siapa pun dan jumlah pemain maksimal 20 orang. Permainan ini
termasuk permainan yang mengandalkan
kecepatan, ketepatan, dan daya tahan tubuh. Adapun
saranan dan prasarana yang dibutuhkan dalam permainan ini adalah lapangan
atau kawasan yang setidaknya cukup luas tergantung dengan jumlah pemain.
B.
Manfaat dan Tujuan Permaianan
Adapun
manfaat dan tujuan permainan ini diantaranya adalah:
a. Memberikan
aktifitas gerak dan meningkatkan
kesegaran jasmani.
b. Melatih
kelincahan.
c. Memberikan
kesenangan yang bersifat hiburan.
d. Melatih kemampuan fleksibilitas kaki.
e.
Meningkatkan
suhu tubuh.
C.
Unsur yang Terkandung dalam Permainan
a. Kognitif
Nilai kognitif yang
terkandung dalam permainan ini, yaitu dalam permainan peserta berfikir agar
mereka bisa secepat mungkin melaksanakan permainan dengan baik dan berusaha
menjadi yang terbaik tanpa berbuat curang.
b. Afektif
Nilai afektif yang terkandung
dalam permainan ini yaitu peserta melakukan interaksi dengan teman yang satu
dengan teman yang lainnya. Dalam artian adanya kerjasama yang baik dengan teman
kelompok bermain dan berusaha menjadi pemenang dan
menghindar dari kejaran pembunuh.
c. Psikomotor
Bilai psikomotor dalam permainan ini
yaitu kecepatan dan unsure gerak yang dimiliki pemain artinya pemain melakukan
gerak berpindah dari tempat satu ke
tempat lain.
D.
Alat yang Dipakai
-
3 buah bola kasti.
E.
Aturan Permainan
Peraturan Permainan :
1.
Permainan menggunakan lapangan
yang berukuran 10×10 m
2.
1 orang siswa menjadi
pembunuh yang berada di luar lapangan dan siswa lainnya menjadi ayam yang
berada di dalam lapangan.
3.
Si pembunuh bertugas untuk
mematikan ayam dengan cara melempari ayam dengan bola dengan catatan tidak
boleh masuk ke lapangan dan hanya diperbolehkan memutari lapangan dengan batas
menginjak garis lapangan.
4.
Bagi ayam yang terkena lemparan
maka si ayam dianggap mati dan harus bergabung dengan pembunuh untuk ikut
menjadi pembunuh.
5.
Sasaran lemparan yaitu perut ke
bawah, jika lemparan mengenai perut ke atas maka ayam dianggap tidak mati.
6.
Demikian seterusnya seperti itu
sampai ayam habis terbunuh.
7.
Permainan ini pertama kali hanya
menggunakan satu bola, tetapi selanjutnya jumlah bola bertambah karena pembunuh
juga bertambah banyak.
8.
Dalam permainan ini maksimal
menggunakan tiga bola.
F.
Cara Bermain
Satu orang peserta
berperan sebagai pembunuh dan selebihnya sebagai ayam. Peserta yang berperan
sebagai pembunuh berdiri di luar garis lapangan, sementara ayam – ayam berada
di dalam lapangan. Sebelum permainan dimulai instruktur
menyebutkan aturan permainan atau aba-aba permainan terlebih dahulu. Pertama, si
pembunuh berusaha mematikan ayam dengan cara melemparinya dengan bola ke daerah
sasaran yaitu perut ke bawah. Sementara ayam tetap berada di dalam lapangan dan
berkonsentrasi agar tidak terkena lemparan bola pembunuh. Jika bola mengenai
bagian perut ke atas, maka ayam dianggap tidak mati. Jika ada ayam yang terkena
bola pembunuh, maka ayam tersebut dianggap mati dan harus bergabung dengan
pembunuh dan ikut menjadi pembunuh. Demikian seterusnya sampai ayam habis.
G.
Skema Permainan
![]() |
|||
Gambar 1: semua peserta berada dalam lingkaran, kecuali
satu peserta yang berperan sebagai pembunuh
Penjelasan : semua peserta yang berperan sebagai ayam
berada di dalam lingkaran yang berukuran 10 m x 10 m. Sementara pesrta yang
berperan sebagai pembunuh berdiri di luar lingkaran dan berusaha membunuh ayam
yang ada di dalam lingkaran.
![]() |
|||||
Gambar 2: ayam yang sudah terkena lemparan bola keluar
dari lapangan dan bergabung dengan pembunuh untuk menjatuhkan ayam – ayam yang
lain
Penjelasan : ayam yang sudah terkena lemparan bola keluar
dan bergabung dengan pembunuh untuk menjatuhkan ayam – ayam yang lain, begitu
seterusnya sampai ayam – ayam yang ada di dalam lingkaran habis.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Permainan pembunuh ayam ini hanya membutuhkan 3 bola
kasti sebagai alatnya. Permainan ini bisa dimainkan oleh anak – anak sampai
orang dewasa dan bisa dimainkan oleh perempuan atupun laki – laki. Peserta
dalam permainan ini minimal 4 orang dan maksimal 20 orang. Dalam permainan ini
satu orang anak berperan sebagai pembunuh dan sisanya sebagai ayam. Permainan
ini termasuk permainan yang mengandalkan kecepatan, ketepatan, dan daya tahan.
B.
Saran
Dalam
bermain sebaiknya instruktur dapat mengontol atau mengatur para peserta dengan
baik dan dapat memberikan aba- aba yang jelas dan tegas jika tidak ada
keseriusan dalam bermain. Serta pemain diharapkan bermain secara sportif dan
tidak ada kecurangan.
DAFTAR PUSTAKA
Tim penjas,
2013. Teori Dan Praktik Kesegaran Jasmani, FIK UNP : PADANG


Tidak ada komentar:
Posting Komentar